Kamis, 13 Juli 2023

Vokalis Seventeen Sebelum Ifan

Seventeen adalah grup musik pop asal Indonesia yang terkenal dengan lagu-lagu hits seperti ‘Kemarin’ dan ‘Menemukanmu’. Namun, tragisnya pada tahun 2018, mereka kehilangan salah satu anggotanya, yakni vokalis mereka, yaitu Riefian Fajarsyah atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Ifan Seventeen, dalam sebuah bencana alam tsunami di Pantai Tanjung Lesung.

Sebelum kehilangan Ifan, Seventeen terdiri dari empat anggota, yaitu Ifan sebagai vokalis, Muhammad Awal Purbani (Bani) sebagai gitaris, M. Akbar Kurniawan (Acho) sebagai bassist, dan Herman Sikumbang sebagai drummer. Sejak awal terbentuknya pada tahun 1999, Seventeen sudah menunjukkan bakat dan kualitas musik yang luar biasa. Mereka sering tampil di acara-acara televisi dan festival musik di Indonesia.

Sebelum Ifan menjadi vokalis, Seventeen awalnya memiliki vokalis bernama Yudhi Andika. Namun, pada tahun 2008, Yudhi memutuskan untuk keluar dari band dan posisi vokalis kemudian diisi oleh Ifan. Dalam wawancara sebelumnya, Ifan mengatakan bahwa ia sebenarnya bukanlah seorang penyanyi profesional, namun ia selalu menyukai musik dan memiliki hasrat untuk mencoba menjadi vokalis.

Sejak bergabung dengan Seventeen, Ifan membawa banyak perubahan dalam musik mereka. Ia berhasil menggabungkan gaya rock dengan pop, sehingga menghasilkan suara unik yang menjadi ciri khas Seventeen. Ifan juga dikenal sebagai penulis lagu yang sangat produktif, dengan banyak lagu hits yang ditulisnya sendiri.

Beberapa lagu hits yang diciptakan dan dibawakan oleh Ifan sebelum kehilangannya antara lain ‘Jalan Terbaik’, ‘Jaga Selalu Hatimu’, dan ‘Sumpah Ku Mencintaimu’. Lagu-lagu tersebut menjadi sangat populer di kalangan pecinta musik pop Indonesia dan menghasilkan banyak penghargaan musik bagi Seventeen.

Sayangnya, nasib buruk menimpa Seventeen pada 22 Desember 2018. Saat sedang tampil di acara populer di Pantai Tanjung Lesung, mereka dan penonton diserang oleh gelombang tsunami yang melanda daerah tersebut. Dalam kejadian tersebut, Ifan kehilangan tiga anggota bandnya, yakni Bani, Acho, dan Herman, serta istri dan manajer mereka.

Kejadian ini membuat banyak orang di Indonesia terguncang dan menyampaikan duka cita yang mendalam. Namun, Ifan tetap bertekad untuk melanjutkan karir musiknya dan mempersembahkan karya-karya terbaiknya bagi para penggemar Seventeen dan pecinta musik di Indonesia.

Seventeen dengan Ifan sebagai vokalis telah memberikan banyak kontribusi dalam perkembangan musik pop Indonesia. Mereka telah menciptakan banyak lagu hits dan menjadi inspirasi bagi banyak musisi muda di Indonesia. Meskipun kehilangan tiga anggota pentingnya, Ifan terus melanjutkan karir musiknya dengan p